Bandara Soekarno-Hatta Tutup Akibat Erupsi Anak Krakatau, Ribuan Penumpang Terdampat
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026. Masing-masing sumber melaporkan jumlah penumpang terdampat dan durasi penutupan yang berbeda. Liputan6.com mencatat 22.798 penumpang terdampat dan penutupan dari pukul 01.30 hingga 09.30 WIB, sementara ANTARA News melaporkan 209 penerbangan tertunda (160 domestik, 39 internasional, 10 kargo) dengan penutupan dari pukul 08.36 hingga diperkirakan 13.30 WIB. Kumparan menyebutkan penutupan berlangsung hingga pukul 23.59 WIB dan menyediakan bus gratis ke Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya bagi penumpang terdampat.
Perbedaan signifikan terlihat dalam jumlah penerbangan yang dibatalkan dan durasi penutupan. Liputan6.com menyebutkan 33 penerbangan terdampat (16 internasional, 5 domestik), sementara ANTARA News mencatat 209 penerbangan tertunda. Selain itu, tiga bandara lain (Halim, Radin Inten II) juga ditutup sementara akibat abu vulkanik menurut ANTARA News.
Untuk mitigasi dampak, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) yang menyediakan makanan ringan, transportasi ke hotel, dan posko di Terminal 1B. Kumparan menambahkan penyediaan 8 bus gratis dengan keberangkatan pertama pukul 21.00 WIB untuk penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke beberapa kota di Jawa dan Indonesia bagian timur.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sampai 09.30 WIB, 22 Ribu Penumpang Terdampak
6 September 2026 pukul 09.00 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
InJourney: 209 penerbangan tertunda akibat erupsi Anak Krakatau
6 September 2026 pukul 13.46 · Baca aslinya ↗
kumparan
Penumpang Terdampak Erupsi di Soetta Bisa Dapat Bus Gratis ke Yogya-Surabaya
6 September 2026 pukul 19.45 · Baca aslinya ↗