Banjir Bandang di Desa Avolua Parigi Moutong, 68 KK Terdampat, 12 Rumah Rusak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Banjir bandang dini hari di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Rabu (26/8) sekitar pukul 01.00 WITA, menyebabkan air sungai meluap dan menghantam pemukiman warga. Akibatnya, 55 unit bangunan terendam, 12 rumah rusak, pagar pabrik durian rubuh, dan Jalan Trans Sulawesi tertutup lumpuk selama 500 meter. BPBD Sulawesi Tengah memastikan 68 kepala keluarga terdampat, dengan 12 KK mengungsi. Untungnya, tidak ada korban jiwa. Air banjir sudah surut pada pagi yang sama, namun lumpuk masih menutupi rumah dan jalan. Warga membutuhkan bantuan makanan siap saji, air bersih, dan tenda pengungsian. Pemulihan infrastruktur dan normalisasi sungai diperlukan untuk mencegah bencana serupa. Penanganan bencana akan diselesaikan dalam dua pekan ke depan.
Berdasarkan laporan VOI, banjir bandang yang sama menyebabkan 12 rumah warga rusak dan sekitar 68 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Peristiwa ini dipicu hujan lebat yang menyebabkan air sungai meluap dan menutup badan jalan seluas 500 meter dengan material lumpur. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi terganggu hingga kemacetan.
Perbedaan melaporkan jumlah bangunan yang terdampat: Media Indonesia melaporkan 55 unit bangunan terendam dan 12 rumah rusak, sementara VOI hanya menyebutkan 12 rumah rusak. Kedua sumber sepakat bahwa 68 KK terdampat dan tidak ada korban jiwa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Diterjang Banjir Bandang Dini Hari, Warga Avolua Parigi Moutong Terpaksa Mengungsi
26 Agustus 2026 pukul 10.47 · Baca aslinya ↗
VOI
12 Rumah Warga Rusak Diterjang Banjir Bandang di Parimo Sulteng
26 Agustus 2026 pukul 12.00 · Baca aslinya ↗