Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Bank Jatim Konsolidasi KUB, Laba Rp1,2 Triliun hingga Kuartal II 2026

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,2 triliun per kuartal II 2026, naik 53,4% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi bisnis melalui Kelompok Usaha Bank (KUB) dan penguatan sinergi dengan lima BPD anggota, yaitu Bank NTT, Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, dan Bank Sultra. Kredit konsolidasi mencapai Rp111 triliun (naik 41,68%), pendapatan bunga bersih mencapai Rp4,6 triliun (naik 39,5%), dan total aset konsolidasi mencapai Rp162 triliun (naik 37,16%).

Bank Jatim memperluas fungsi KUB dari fokus penguatan modal ke integrasi bisnis. Direktur Utama Winardi Legowo menyatakan hal ini dalam Public Expose Live 2026 secara daring. Masuknya Bank Jatim sebagai pemegang saham telah melampaui aspek penguatan permodalan BPD, membuka ruang untuk asesmen bisnis, aksi korporasi, dan implementasi sistem informasi pada bank anggota KUB. Sinergi KUB digunakan sebagai pintu masuk untuk mengembangkan kerja sama bisnis dan operasional.

Bentuk sinergi yang sedang dikembangkan meliputi bisnis remitansi untuk transaksi internasional, layanan safekeeping custodian untuk surat berharga, serta joint services untuk e-channel dan sistem pembayaran mendukung layanan rumah sakit daerang. Dampak sinergi ini terlihat pada kinerja keuangan Bank Jatim. Dana pihak ketiga mencapai Rp120 triliun (+31,47% YoY), tambahan data yang tidak disebutkan oleh Warta Ekonomi.

Menurut tiap media