Bank Jatim Konsolidasi KUB, Laba Rp1,2 Triliun hingga Kuartal II 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp1,2 triliun per kuartal II 2026, naik 53,4% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi bisnis melalui Kelompok Usaha Bank (KUB) dan penguatan sinergi dengan lima BPD anggota, yaitu Bank NTT, Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, dan Bank Sultra. Kredit konsolidasi mencapai Rp111 triliun (naik 41,68%), pendapatan bunga bersih mencapai Rp4,6 triliun (naik 39,5%), dan total aset konsolidasi mencapai Rp162 triliun (naik 37,16%).
Bank Jatim memperluas fungsi KUB dari fokus penguatan modal ke integrasi bisnis. Direktur Utama Winardi Legowo menyatakan hal ini dalam Public Expose Live 2026 secara daring. Masuknya Bank Jatim sebagai pemegang saham telah melampaui aspek penguatan permodalan BPD, membuka ruang untuk asesmen bisnis, aksi korporasi, dan implementasi sistem informasi pada bank anggota KUB. Sinergi KUB digunakan sebagai pintu masuk untuk mengembangkan kerja sama bisnis dan operasional.
Bentuk sinergi yang sedang dikembangkan meliputi bisnis remitansi untuk transaksi internasional, layanan safekeeping custodian untuk surat berharga, serta joint services untuk e-channel dan sistem pembayaran mendukung layanan rumah sakit daerang. Dampak sinergi ini terlihat pada kinerja keuangan Bank Jatim. Dana pihak ketiga mencapai Rp120 triliun (+31,47% YoY), tambahan data yang tidak disebutkan oleh Warta Ekonomi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Laba Bank Jatim Melonjak Jadi Rp1,2 Triliun per Juli 2026, Ditopang Ekspansi Bisnis Lewat KUB
9 September 2026 pukul 13.57 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Bank Jatim perluas fungsi KUB dari modal ke integrasi bisnis
9 September 2026 pukul 14.22 · Baca aslinya ↗