Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bank SMBC Indonesia Rangkulkan ADB dalam Skema Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok

PT Bank SMBC Indonesia Tbk menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk memperkuat pembiayaan perdagangan dan rantai pasok melalui skema unfunded risk participation. ADB bertindak sebagai mitra partisipasi risiko strategis, mendukung mekanisme kontingensi kredit dan menjaga kualitas kredit tetap sehat, sementara Bank SMBC Indonesia tetap mengelola origination, administrasi, pengelolaan, dan pemantauan transaksi secara mandiri. Kerja sama ini mendukung strategi pertumbuhan bank, terutama di segmen korporasi dan komersial, dengan kredit konsolidasi tumbuh 12,8% secara tahunan per akhir Juni 2026 mencapai Rp116,5 triliun. Pertumbuhan positif juga tercatat pada Jenius (9,9% menjadi Rp3,69 triliun), BTPN Syariah (8,7% menjadi Rp11,03 triliun), dan anak usaha OTO & SOF (5,8% menjadi Rp31,89 triliun). Kedua media sama menyatakan kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat mekanisme kontingensi kredit, memperpanjang akses pembiayaan bagi pelaku usaha, serta meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut tiap media