Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BCA Tetapkan Dividen Interim Rp3,07 Triliun untuk Kuartal III 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp3,07 triliun untuk kuartal III tahun buku 2026. Ini merupakan kali kedua BCA membagikan dividen interim setelah pembayaran pertama pada 26 Juni 2026, dan merupakan bagian dari rencana tiga kali pembagian dividen interim dalam setahun yang disetujui dalam RUPST pada 12 Maret 2026. Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, menyatakan bahwa keputusan ini didasarkan pada posisi permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan kinerja bisnis yang solid, dengan dividen yang lebih tinggi dari kuartal sebelumnya mencerminkan kinerja yang baik pada semester I 2026.

Dividen interim sebesar Rp3,07 triliun setara dengan Rp25 per saham dan sekitar 10,40% dari laba bersih BCA yang mencapai Rp29,53 triliun per 30 Juni 2026. Keputusan ini disetujui oleh Dewan Komisaris BCA pada 19 Agustus 2026. Beberapa tanggal penting untuk investor meliputi: perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) hingga 28 Agustus 2026, periode ex dividen dimulai 31 Agustus 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta tanggal pencatatan pemegang saham (recording date) pada 1 September 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 16 September 2026.

Sepanjang semester I-2026, BCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 8% mencapai Rp1.036 triliun. Total ekuitas BCA mencapai Rp270,66 triliun, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi tercatat sebesar Rp251,48 triliun. Pembagian dividen ini mencerminkan kinerja keuangan yang kuat dan komitmen BCA memberikan imbal hasil kepada pemegang sahamnya.

Menurut tiap media