Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

IHSG Berfluktuasi di Antara 5.990-6.161, Disoroti Data Ekonomi dan Reshuffle Kabinet

IHSG menunjukkan pergerakan yang tidak stabil pada Oktober 2026. Pada 30 September 2026, IHSG menguat 39,8 poin (0,65%) ke level 6.161 dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun. Namun, pada 1 Oktober 2026, IHSG dibuka melemah 0,14% ke 6.062, kemudian berbalik menguat 0,15% ke 6.080. Pada 2 Oktober 2026, IHSG dibuka menguat 0,39% (23,58 poin) menjadi 6.033,08, tetapi menutup Sesi I dengan turun 0,32% ke 5.990,2 dengan nilai transaksi Rp6,39 triliun. Perbedaan terjadi pada data volume dan frekuensi transaksi antara media: Detik.com menyebut 5,488 miliar lembar saham 243.026 kali pada 30 September, SINDOnews melaporkan 4 miliar lembar Rp454 miliar pada 1 Oktober, sementara kumparan mencatat 80,45 miliar lembar 947.116 kali pada 2 Oktober. Sentimen pasar dipengaruhi reshuffle kabinet, implementasi short selling, data manufaktur, neraca perdagangan, inflasi, serta faktor eksternal seperti perang, harga minyak, data ketenagakerjaan AS, inflasi Zona Euro, dan pengangguran Jepang.

Menurut tiap media