BEI Menyuspensi Enam Saham Emiten Akibat Harga Naik Tinggi dan Penundaan Pembayaran Utang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyuspensi perdagangan enam saham emiten pada sesi I pagi, Senin 21 September 2026. Penyebab suspensi adalah peningkatan harga signifikan dan tertundanya pembayaran surat utang. Enam emiten yang terdampak meliputi PT Semacom Integrated Tbk (SEMA), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), PT Charnic Capital Tbk (NICK), PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), serta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). WIKA suspensi karena menunda pembayaran pokok, bunga obligasi, dan pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah yang seharusnya dibayarkan pada 18 September 2026. Suspensi dilakukan sebagai perlindungan investor dengan memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasi secara matang. Tujuannya agar tidak terjadi penyalahgunaan pasar akibat informasi yang belum lengkap. Di samping itu, WIKA juga menunda pembayaran bagi hasil dua sukuk mudharabah yang jatuh tempo yaitu sukuk Seri B dan Seri C dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020. Penundaan pembayaran mengindikasikan adanya persoalan terkait kelangsungan usaha WIKA.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam dan 5 Saham Ini
21 September 2026 pukul 09.20 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
BEI Bekukan Lagi Saham WIKA, Ini Penyebabnya
21 September 2026 pukul 17.24 · Baca aslinya ↗