Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bentrokan Massa dan Polisi di Pejompongan, TNI Dikerahkan untuk Evakuasi

Bentrokan antara massa dan petugas kepolisian kembali terjadi di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat pagi (28/8/2026). Massa yang belum diketahui asal-usulnya menggunakan bambu dan batu untuk menyerang petugas di Jalan Tentara Pelajar. Aksi saling serang memuncak, mengakibatkan penguasaan Jalan Pejompongan Raya dan penghambatan lalu lintas. Beberapa barang di bantaran rel kereta sempat dibakar. Situasi mereda setelah TNI diterjunkan, membuat massa perlahan mundur. Hingga siang, kemacetan masih terjadi di lokasi.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menemui massa yang masih bertahan di bawah Flyover Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/8) pagi. Massa meminta pembebasan rekan mereka yang diduga diamankan aparat kepolisian. Situasi sempat memanas ketika massa bergerak ke arah Gedung Manggala Wanabakti, namun berhasil dipukul mundur oleh kepolisian dan personel gabungan TNI AD dan TNI AU yang mengamankan kawasan. Arifin menyampaikan bahwa sebagian massa bukan warga asli Jakarta, melainkan berasal dari wilayah seperti Bogor. Ia meminta massa memberikan nama-nama yang dimaksud agar dapat dikoordinasikan dengan Polda.

Sekitar pukul 08.20 WIB, sebagian massa mulai membubarkan diri, dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 08.30 WIB. Arifin meninggalkan lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Sinarindo melaporkan kemacetan masih terjadi hingga siang, sementara kumparan menyatakan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 08.30 WIB.

Menurut tiap media