BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari MBG, Penerima Turun 6 Juta
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pendataan ulang penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyesuaikan alokasi anggaran pada 2027. Dari pendataan tersebut, sekitar 80 sekolah swasta elit dikeluarkan dari daftar penerima MBG karena dianggap tidak membutuhkan bantuan, termasuk Sekolah Taruna Nusantara, Bhayangkara, JIS, Cikal, dan Kemala Bhayangkari. Pengecualian ini juga berlaku untuk sekolah beratsrama yang sudah memiliki program pemenuhan gizi sendiri. Selain itu, BGN menemukan data penerima MBG yang tercatat ganda, seperti siswa yang terdaftar sekaligus di pesantren maupun SMP.
Akibat penyisiran ini, jumlah penerima MBG turun sekitar 6 juta orang. Kepala BGN Sudaryono menyampaikan bahwa langkah ini disampaikan bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memastikan penggunaan dana yang efisien dan tepat sasaran. Daftar sekolah yang dikecualikan dapat diakses melalui laman Radar MBG.
Untuk tahun 2027, anggaran program MBG diperkirakan mencapai Rp240 triliun, yang akan disesuaikan kembali dengan jumlah penerima berdasarkan hasil pendataan terbaru. BGN juga telah mengembalikan sekitar Rp311 miliar ke kas negara dari anggaran yang sebelumnya dialokasikan kepada sejumlah dapur MBG yang belum beroperasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
80 Sekolah Swasta Elit Dicoret dari Penerima MBG, Termasuk Taruna Nusantara dan Bhayangkara
28 Agustus 2026 pukul 13.23 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Sekolah Swasta Elit Tak Terima MBG Lagi, Penerima Berkurang 6 Juta
28 Agustus 2026 pukul 14.15 · Baca aslinya ↗
BGN: Sekolah Swasta Elit Tidak Lagi Terima MBG
28 Agustus 2026 pukul 15.30 · Baca aslinya ↗