Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

BGN DIY ambil tindakan terhadap pegawai SPPG terkait dugaan pengejekan korban keracunan MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) DIY mengambil tindakan terhadap seorang pengawas keuangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dlingo, Bantul, setelah sebuah video viral menampilkan pegawai tersebut mengolok-olok korban keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, menegaskan bahwa seluruh jajaran SPPG kini diinstruksikan untuk mengedepankan empati dan etika, baik secara langsung maupun di media sosial. BGN DIY melarang keras menjadikan musibah penerima manfaat sebagai bahan candaan guna menjaga kepercayaan publik serta menekankan pentingnya evaluasi SOP untuk mencegah kejadian serupa.

Sementara itu, SINDOnews melaporkan bahwa BGN Regional DIY justru memberhentikan (memecat) pegawai SPPG yang bersangkutan karena mengejek korban keracunan program MBG. Tindakan tegas ini diambil untuk menjaga standar etika, profesionalitas, dan empati dalam penyelenggaraan program pemerintah tersebut. Wirandita menegaskan bahwa personel MBG wajib memiliki sensitivitas dan tanggung jawab dalam berkomunikasi, terutama terkait keamanan pangan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena pernyataan publik dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap program MBG secara keseluruhan.

Perbedaan melapor: JPNN.com menyebutkan bahwa BGN DIY memberikan 'teguran keras' dan menginstruksikan seluruh jajaran SPPG untuk mengedepankan empati dan etika, sementara SINDOnews menyatakan bahwa BGN DIY 'memecat' pegawai SPPG tersebut. Kedua sumber juga berbeda dalam penekanan: JPNN.com menekankan pada evaluasi SOP dan pencegahan kejadian serupa, sedangkan SINDOnews lebih menekankan pada pentingnya sensitivitas dan tanggung jawab dalam berkomunikasi, khususnya terkait keamanan pangan dan penggunaan media sosial.

Menurut tiap media