BMKG Catat Ribuan Gempa Susulan di NTT Pasca Gempa Magnitudo 7,7
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa susulan terus terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus. Gempa utama menewaskan 47 orang, merusak 346 rumah, dan sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut. Terdapat perbedaan data antara laporan: SINDOnews menyebutkan minimal 27 gempa susulan tercatat dalam satu jam (12.00–13.00 WITA, 16 Agustus) dengan magnitudo terbesar 4,3; sedangkan Media Indonesia mencatat total 1.598 gempa susulan hingga Senin, 17 Agustus pukul 07.00 WIB dengan rentang magnitudo 1,3–6,2 dan sekitar 54 gempa dirasakan masyarakat.
BMKG memperkirakan aktivitas peluruhan gempa susulan akan mereda dalam dua hingga tiga minggu. Pemantauan berlanjut melalui tiga unit pelaksana teknis di Pulau Flores, dua pos pemantauan, serta personel di 191 lokasi nasional yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan tim pencarian pertolongan. Data pemantauan dijadikan pertimbangan untuk langkah pemulihan bangunan, termasuk retrofitting atau pembangunan kembali sesuai tingkat kerusakan setelah aktivitas seismik mereda.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
BMKG Laporkan Sejumlah Gempa Susulan Masih Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 4,3
16 Agustus 2026 pukul 14.51 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
1.598 Gempa Susulan Guncang NTT
17 Agustus 2026 pukul 17.55 · Baca aslinya ↗