Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

BMKG: Cuaca Tak Ekstrem saat KM Virgo Hilang, Beberapa Wilayah Waspada Hujan dan Gelombang Tinggi

BMKG menyatakan bahwa cuaca saat KM Virgo Transport 8 menghilang kontak dan tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9) tidak bersifat ekstrem. Data menunjukkan kondisi cuaca cerah berawan dengan kecepatan angin 15-20 knot dari pukul 00.00-03.00 WITA. Namun, terdapat peningkatan kecepatan angin akibat dinamika tekanan udara dari Australia yang bergerak ke ekuator, mendorong aliran angin timuran ke Jawa. Peningkatan ini diprediksi berlanjut selama tiga hari ke depan. Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan Informasi Peringatan Dini Gelombang Tinggi untuk periode 11-14 September 2026.

Dalam prakiraan cuaca untuk Rabu, 16 September 2026, BMKG mengidentifikasi potensi cuaca ekstrem di kawasan utara Sumatra, termasuk Aceh dan Sumatra Utara yang berada dalam status siaga hujan lebat hingga sangat lebat. Sirkulasi siklonik ganda terpantau di Laut Filipina dan Samudra Pasifik timur Filipina, namun tidak memberikan dampak langsung signifikan terhadap cuaca di Indonesia. Di Samudra Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa, kecepatan angin permukaan melebihi 20 knot, berpotensi memicu lonjakan tinggi gelombang di perairan Indonesia bagian timur.

BMKG juga mendeteksi 4.028 titik panas di Sumatera dengan Sumatera Selatan sebagai penyumbang terbanyak. Peringatan suhu panas hingga 36 derajat Celsius tercatat di Pantura Jawa Tengah, sementara gelombang tinggi hingga 4 meter melanda perairan selatan. Warga di berbagai kota seperti Bandar Lampung, Palangkaraya, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Manokwari disarankan untuk mengantisipasi keterbatasan jarak pandang akibat udara kabur dan kabut asap. BMKG menyarankan masyarakat memperbarui informasi cuaca melalui website resmi di www.bmkg.go.id atau akun media sosial @infobmkg.

Menurut tiap media