Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Optimalkan Anggaran Rp2,523 Triliun untuk Operasional di 2027

BMKG mengungkapkan adanya backlog anggaran sebesar Rp2,126 triliun untuk tahun 2027, dengan total kebutuhan anggaran Rp4,649 triliun namun pagu yang tersedia hanya Rp2,523 triliun. Anggaran tersebut akan dioptimalkan untuk menjaga operasional, memperkuat infrastruktur MKG, serta pemeliharaan dan peningkatan kualitas informasi peringatan dini. Terdapat perbedaan antara media dalam penyajian alokasi: Warta Ekonomi menyebutkan Rp1,24 triliun untuk program dukungan manajemen dan Rp1,28 triliun untuk program MKG, sementara Detik.com tidak menyebutkan breakdown ini secara spesifik. Untuk program prioritas 2027, BMKG membangun tiga unit radar C-Band di Bali, Aceh, dan Padang, serta satu unit radar maritim X-Band di Manado. Rp273,89 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur gedung layanan di 20 lokasi, dengan menggunakan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagaimana disampaikan Warta Ekonomi. Selain itu, BMKG meluncurkan Sekolah Lapang Gempa Bumi dengan 2.370 peserta, Sekolah Lapang Iklim, serta pemeliharaan 314 unit alat utama di pusat dan 1.914 unit di daerah. Realisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mencapai lebih dari 95%, dan program strategis 2026 meliputi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan.

Menurut tiap media