BMKG Optimalkan Anggaran Rp2,523 Triliun untuk Operasional di 2027
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BMKG mengungkapkan adanya backlog anggaran sebesar Rp2,126 triliun untuk tahun 2027, dengan total kebutuhan anggaran Rp4,649 triliun namun pagu yang tersedia hanya Rp2,523 triliun. Anggaran tersebut akan dioptimalkan untuk menjaga operasional, memperkuat infrastruktur MKG, serta pemeliharaan dan peningkatan kualitas informasi peringatan dini. Terdapat perbedaan antara media dalam penyajian alokasi: Warta Ekonomi menyebutkan Rp1,24 triliun untuk program dukungan manajemen dan Rp1,28 triliun untuk program MKG, sementara Detik.com tidak menyebutkan breakdown ini secara spesifik. Untuk program prioritas 2027, BMKG membangun tiga unit radar C-Band di Bali, Aceh, dan Padang, serta satu unit radar maritim X-Band di Manado. Rp273,89 miliar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur gedung layanan di 20 lokasi, dengan menggunakan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagaimana disampaikan Warta Ekonomi. Selain itu, BMKG meluncurkan Sekolah Lapang Gempa Bumi dengan 2.370 peserta, Sekolah Lapang Iklim, serta pemeliharaan 314 unit alat utama di pusat dan 1.914 unit di daerah. Realisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mencapai lebih dari 95%, dan program strategis 2026 meliputi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
BMKG Ungkap Anggaran 2027 Masih Kekurangan Rp 2,126 Triliun
1 September 2026 pukul 15.25 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
BMKG Ungkap Rencana Penggunaan Anggaran Rp2,5 Triliun pada 2027
1 September 2026 pukul 16.51 · Baca aslinya ↗