Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

BMKG Perkirakan Musim Hujan Bertahap Mulai Oktober 2026 dengan Faktor El Niño

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak musim kemarau di sebagian wilayah Indonesia akan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan bahwa musim hujan diperkirakan akan mulai tiba secara bertahap, dengan wilayah bagian barat Indonesia lebih dulu mengalami hujan normal pada Oktober 2026, sementara sebagian besar wilayah seperti Pulau Jawa akan mulai basah pada November 2026. Fenomena El Nino yang masih berlangsung hingga awal 2027 diprediksi tidak akan secara signifikan mengganggu musim hujan, meskipun dampaknya akan terasa kuat pada puncak musim kemarau. BMKG juga memperkirakan durasi musim kemarau tahun ini berlangsung antara tiga hingga tujuh bulan, tergantung wilayah, dengan 437 Zona Musim (ZOM) yang mencakup 48,77 persen luas daratan Indonesia berpotensi mengalami musim kemarau yang lebih panjang. Selain itu, BMKG menyatakan bahwa curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0-150 mm per dasarian, pada periode Dasarian III September hingga Dasarian II Oktober 2026, akibat pengaruh El Nino yang mengurangi suplai kelembapan. Di Jakarta, musim hujan diprediksi mulai Oktober 2026 dengan puncaknya Januari-Februari 2027, berkurang Maret 2027, dan berakhir April 2027. Keempat faktor utama: angin monsun Asia menggeser udara lembap, El Niño bertahan hingga awal 2027, IOD dalam kondisi netral (+0,37), dan suhu muka laut hangat di perairan Indonesia. El Niño biasanya mengurangi hujan namun dampaknya tergantung suhu laut lokal.

Menurut tiap media