Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

BNN Ungkap 8,07 Ton Narkoba dalam 2 Bulan, Usulkan Tambahan Anggaran Rp 5,05 T untuk 2027

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap empat kasus narkoba dalam dua bulan (Juli-Agustus 2026), mengamankan total 8,07 ton narkotika. Pengungkapan pertama di Gresik membekukan 3,37 ton cannabis buds, kedua di perairan Kepulauan Riau menyita 1,3 ton ketamin, ketiga menggagalkan penyelundupan 2,6 ton metamfetamin cair di perairan Kepulauan Riau, dan keempat di perairan Natuna Utara mengamankan 800 kg ketamin hidroklorida. BNN menyebut penyelamatan ini berpotensi menyelamatkan 34,74 juta jiwa dengan nilai ekonomi hampir Rp 694,8 triliun.

BNN mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 5,05 triliun untuk tahun anggaran 2027, terdiri dari pinjaman luar negeri Rp 3,54 triliun dan Rupiah Murni Rp 1,51 triliun. Dana tambahan akan dialokasikan untuk pemberantasan (Rp 579,27 miliar), rehabilitasi (Rp 229,43 miliar), laboratorium (Rp 105,01 miliar), dan survei prevalensi (Rp 74,71 miliar).

Namun, pagu anggaran BNN untuk 2027 ditetapkan pada Rp 1,44 triliun, yang merupakan penurunan sebesar 4,59 persen dari pagu 2026 sebesar Rp 1,51 triliun. Dari pagu tersebut, Rp 1,29 triliun dialokasikan untuk belanja operasional dan Rp 155,93 miliar untuk belanja non-operasional. BNN juga mendapatkan alokasi sebesar Rp 93 miliar dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembangunan Pusat Layanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Dengan pagu yang ada, BNN menyatakan tidak dapat memenuhi kebutuhan rehabilitasi, uji narkotika, dan layanan asesmen terpadu.

Menurut tiap media