BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak Gempa 7,7 di Flores NTT, Data Masih Sementara
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kerusakan tersebar di tujuh kabupaten, dengan kategori rusak berat 19.006 unit, rusak sedang 11.777 unit, dan rusak ringan 23.188 unit. Kabupaten Manggarai Timur mencatat jumlah kerusakan terbanyak, yakni 17.039 unit, sementara Kabupaten Nagekeo mencatat 4.829 unit. Data ini masih bersifat sementara dan akan melalui proses verifikasi dan validasi untuk memastikan keakuratan di lapangan.
Tim BNPB telah menerjunkan tenaga ke tujuh kabupaten terdampak untuk mempersiapkan verifikasi dan validasi data. Proses penginputan data di Kabupaten Manggarai masih berlangsung dan diproyeksikan selesai dalam satu hingga dua hari. Di Kabupaten Nagekeo, verifikasi telah dilakukan selama dua hari menggunakan instrumen pendataan BNPB. Jika hasil verifikasi valid, data dapat ditetapkan melalui keputusan kepala daerah. Jika tidak sesuai, dilakukan verifikasi ulang.
Data sementara by name by address (BNBA) hingga tingkat desa telah diperoleh untuk enam kabupaten, sementara Kabupaten Manggarai masih dalam proses. Untuk rumah rusak berat, data ini akan menjadi dasar penentuan kebutuan hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH). BNPB juga akan menggelar bimbingan teknis pada 25 Agustus untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam proses verifikasi dan validasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak Pascagempa 7,7 M NTT
23 Agustus 2026 pukul 06.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Hari ke 8, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa M7,7 Flores
23 Agustus 2026 pukul 13.36 · Baca aslinya ↗