BNPB Tangani Karhutla dengan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca di Enam Provinsi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) aktif menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Penanganan dilakukan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi setiap wilayah, termasuk pemantauan hotspot melalui patroli darat dan udara, water bombing, hingga modifikasi cuaca bersama BMKG untuk meningkatkan potensi hujan. Dalam operasi ini, BNPB melibatkan BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersamaan.
Untuk lokasi yang sulit dijangkau darat, BNPB mengandalkan operasi udara, termasuk 37 helikopter water bombing dan 52 unit udara secara keseluruhan di enam provinsi tersebut. Armada ini dapat ditambah sesuai kebutuannya lapangan, disesuaikan dengan kondisi api, akses lokasi, sumber air, dan cuaca. Operasi modifikasi cuaca dilakukan ketika kondisi atmosfer mendukung untuk mencegah api semakin luas. Water bombing sendiri merupakan teknik pemadaman kebakaran hutan secara udara dengan menjatuhkan air dari helikopter atau pesawat ke lokasi kebakaran, khususnya untuk area yang sulit dijangkau oleh jalur darat.
Menurut BNPB, water bombing efektif dalam menurunkan suhu dan memadamkan api pada area sasaran. Namun, efektivitasnya terbatas terutama pada lahan gambut di mana api dapat membakar material di bawah permukaan. Oleh karena itu, operasi ini biasanya dilakukan bersamaan dengan pemadaman dari darat untuk memastikan api benar-benar terkendali. Water bombing tidak menggunakan bahan bakar api atau eksplosif, melainkan hanya menggambarkan cara air dikeluarkan dari udara. Sumber air seperti embung, danau, atau perairan lain yang dekat dengan lokasi kebakaran menjadi penting untuk efisiensi operasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Sederet Upaya Pemerintah Tangani Karhutla: Water Bombing-Modifikasi Cuaca
26 Agustus 2026 pukul 05.20 · Baca aslinya ↗
VOI
Apa Itu Teknik Water Bombing? Seberapa Efektif Memadamkan Karhutla?
26 Agustus 2026 pukul 23.35 · Baca aslinya ↗