BPBD Jatim intensifkan water bombing tangani karhutla Gunung Arjuno-Welirang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BPBD Jawa Timur mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Arjuno-Welirang, Pasuruan, setelah ditemukannya titik api di puncak yang sulit dijangkau darat. Operasi water bombing menggunakan helikopter PK-DAP dengan kapasitas 1.000 liter dilakukan sebanyak delapan sortie, menyalurkan total 8.000 liter air pada 25 Agustus 2024. Area yang terdampak mencapai 146,85 hektare. Cuaca yang mudah berubah menjadi kendala utama dalam pelaksanaan water bombing. Tim gabungan Tahura R. Soerjo dan Manggala Agni juga melakukan pemadaman darat dengan 30 personel melalui jalur Sumber Brantas Batu dan Tretes. Pemadaman darat berhasil memadamkan api pada 21 Agustus, namun api kembali menyala kemudian. Kedua sumber melaporkan jumlah sortie dan volume air yang sama, yaitu delapan sortie dengan total 8.000 liter, serta area terdampak 146,85 hektare dan 30 personel pemadam. Perbedaan terletak pada penyebutan tanggal pemadaman awal: Media Indonesia menyebutkan api padam pada 21 Agustus lalu menyala kembali, sementara ANTARA menyatakan kebakaran terdeteksi kembali pada tanggal yang sama setelah sempat padam, memaksa penggunaan water bombing untuk titik api sulit dijangkau.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Masih Temukan Titik Api, BPBD Jatim Genjot Penanganan Karhutla Gunung Arjuno
25 Agustus 2026 pukul 17.26 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
BPBD Jatim masifkan "water bombing" guna tangani karhutla Arjuno
25 Agustus 2026 pukul 21.50 · Baca aslinya ↗