Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG, Usulan Rp2,4 T Belum Terpenuhi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerima tambahan anggaran sebesar Rp509 miliar yang dialokasikan khusus untuk mendukung pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan bahwa dana ini akan digunakan untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan, terutama pencegahan keracunan makanan yang berpotensi terjadi akibat penyediaan makanan dalam skala besar. BPOM juga akan melakukan refocusing anggaran, mengarahkan dana pada edukasi dan mitigasi risiko sebelum pelaksanaan MBG yang lebih luas. Proses refocusing ini telah disepahamkan dengan Komisi IX dan ditargetkan selesai sebelum 7 September 2026.

Meskipun tambahan anggaran tersebut diterima, BPOM masih menilai kebutuhan anggarannya jauh lebih besar. Berdasarkan tugas pokok dan fungsinya, BPOM seharusnya membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp2,4 triliun, sementara total anggaran yang diusulkan mencapai Rp4,7 triliun. Taruna Ikrar berharap usulan ini dapat dibahas kembali dalam proses penetapan anggaran definitif yang akan dilakukan sekitar satu bulan mendatang.

Beberapa poin perbedaan dilaporkan antar media. Kumparan menyebutkan bahwa Komisi IX DPR telah menyetujui usulan tambahan anggaran tersebut, sementara Warta Ekonomi tidak menyebutkan hal ini. Selain itu, Kumparan melaporkan target penyelesaian refocusing anggaran sebelum 7 September (tanpa menyebutkan tahun), sementara Warta Ekonomi menyebutkan target yang sama namun secara eksplisit menuliskan tahun 2026.

Menurut tiap media