Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

BPS Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,473 Triliun untuk Statistik 2027

Badan Pusat Statistik (BPS) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,473 triliun kepada Komisi X DPR RI untuk kegiatan statistik tahun 2027. Tambahan anggaran ini ditujukan untuk pemutakhiran Survei Biaya Hidup (SBH) yang menjadi dasar penghitungan inflasi, serta peluasannya cakupan survei pola konsumsi masyarakat. Dari total tambahan, Rp546 miliar digunakan untuk dukungan manajemen, sementara Rp926 miliar untuk pelaksanaan survei. BPS juga menyatakan bahwa sebagian anggaran dialokasikan untuk rehabilitasi kantor cabang yang rusak akibat bencana alam.

Warta Ekonomi melaporkan total pagu anggaran BPS setelah penambahan sebesar Rp6,4 triliun, sementara CNBC Indonesia menyebutkan totalnya mencapai Rp7,9 triliun, naik dari Rp6,48 triliun sebelumnya. Perbedaan ini mencerminkan perkiraan yang berbeda terkait pagu dasar sebelum penambahan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa survei biaya hidup yang akan diperbarui pada 2027 akan diluas dari 38 provinsi menjadi 514 kabupaten atau kota, sehingga laporan inflasi dapat mencakup seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini diharapkan meningkatkan akurasi dan representativitas data statistik nasional.

Menurut tiap media