Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Perbarui Data Pengemudi Becak Timbul dari Desil 9 ke Desil 3

Seorang pengemudi becak motor di Kulon Progo, DIY, yang tercatat sebagai kelompok desil 9 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sempat mendapatkan perhatian publik ketika mengajukan keringangan biaya kuliah anaknya di Universitas Negeri Yogyakarta. Hal ini terungkap saat ia mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di kantor kelurahan. Ia mengaku sebelumnya berada pada desil 1 dan pernah menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Penghasilannya yang tidak menentu, kadang mencapai Rp50 ribu per hari dan kadang tidak ada sama sekali, menjadi faktor yang memengaruhi klasifikasinya.

Setelah dilakukan pemutakhiran data oleh BPS, termasuk verifikasi lapangan oleh BPS Provinsi DIY dan BPS Kabupaten Kulon Progo, status pengemudi becak yang bernama Timbul (49) ini berubah dari desil 9 ke desil 3. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa data sosial ekonomi bersifat dinamis sehingga pemutakhiran diperlukan agar mencerminkan kondisi terbaru. BPS menegaskan bahwa perubahan ini bukan kesalahan teknis, melainkan bagian dari proses normal pembaruan data.

Beberapa laporan menyampaikan versi yang sedikit berbeda terkait proses pemutakhiran. Detik.com menyebutkan bahwa data belum diperbarui ke kanal pemutakhiran, sementara CNN Indonesia menambahkan bahwa pemutakhiran dilakukan melalui kanal Cek DTSEN dan hasilnya diketahui dalam sekitar dua minggu. SINDOnews menekankan bahwa Timbul belum pernah memperbarui data secara mandiri sebelumnya. Hingga kini, DTSEN versi 3 Tahun 2026 mencatat 290,13 juta record individu atau 95,98 juta record keluarga.

Menurut tiap media