BPS Proyeksi Produksi Padi dan Beras Turun, Jagung Tumbuh
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penurunan produksi padi dan beras pada Agustus 2026. Produksi padi mencapai 5,46 juta ton GKG, turun 2,94% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara produksi beras turun 2,90% menjadi 3,15 juta ton. Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya luas panen padi sebesar 1,08 juta hektare.
BPS memperingatkan potensi penurunan produksi padi pada September-November 2026. Proyeksi menunjukkan luas panen padi akan turun 12,97% menjadi 2,23 juta hektare, sehingga produksi padi diperkirakan anjlok 11,96% menjadi 12,24 juta ton GKG dan produksi beras turun 11,95% menjadi 7,06 juta ton. Namun, produksi jagung menunjukkan tren positif dengan peningkatan luas panen 23,60% dan produksi naik 24,81% pada Agustus 2026.
Secara kumulatif, produksi jagung Januari-Agustus 2026 naik 3,84% mencapai 11,86 juta ton. Total produksi jagung pipilan kering Januari-November 2026 diproyeksikan meningkat 1,56% menjadi 15,35 juta ton, meskipun prediksi penurunan 5,49% pada September-November 2026. BPS menyatakan angka proyeksi dapat berubah tergantung cuaca dan serangan hama.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Warning! Produksi Padi 3 Bulan ke Depan Diproyeksi Anjlok Hampir 12%
1 Oktober 2026 pukul 13.30 · Baca aslinya ↗
kumparan
Produksi Beras September-November 2026 Berpotensi Turun
1 Oktober 2026 pukul 15.26 · Baca aslinya ↗