Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRI Cetak Laba Rp31,2 T, 75,1% Kredit ke UMKM pada Kuartal II-2026

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp31,2 triliun pada akhir Kuartal II 2026, tumbuh 17,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,30% pada kuartal II 2026 dengan inflasi 3,34%. Total aset BRI mencapai Rp2.352 triliun (naik 11,7% yoy), sementara kredit dan pembiayaan meningkat 16,2% menjadi Rp1.646 triliun. Dari total portofolio kredit, 75,1% atau setara Rp1.235,4 triliun disalurkan kepada segmen UMKM.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan bahwa industri perbankan nasional tetap kokoh dan berdaya tahan, didukung oleh pertumbuhan ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan dari 4,75% menjadi 5,75%. Ekspansi aktivitas UMKM terlihat dari kenaikan Indeks Bisnis UMKM dari 102,5 pada akhir 2025 menjadi 104,7 pada kuartal I-2026. Kinerja perbankan ditunjukkan oleh pertumbuhan kredit industri 12,7% secara tahunan, Dana Pihak Ketiga tumbuh 10,2%, dan pendanaan Kasa bertambah 11,0%.

BRI juga melaporkan beberapa indikator keuangan yang berbeda antar sumber. ROA dilaporkan antara 2,5% hingga 2,7%, sedangkan ROE mencapai 18,8%. LDR ditunjukkan antara 88,3% hingga 8,5% (LaR), dan NPL turun dari 3% ke 2,9%. Program pemberdayaan UMKM meliputi Desa BRILiaN yang menjangkau lebih dari 5.700 desa, Klasterku Hidupku dengan lebih dari 44.000 klaster, dan LinkUMKM yang menggandeng sekitar 17,3 juta UMKM hingga Juni 2026. Penyaluran KUR mencapai Rp103,8 triliun kepada lebih dari 2 juta debitur dalam periode Januari hingga Juni 2026.

Menurut tiap media