Bulog Salurkan 110.000 Ton Beras untuk Stabilitas Harga dan Tekan Inflasi
Rangkuman gabungan dari 6 media · disusun dengan AI
Perum Bulog menyalurkan 110.000 ton beras (75.000 ton premium, 35.000 ton medium) melalui ritel modern dan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga beras di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menekan inflasi pangan dan memastikan ketersediaan beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Penyaluran melibatkan lebih dari 500 pimpinan cabang Bulog dan didukung oleh ritel seperti Indomarco, Lion Super Indo, Sumber Alfaria Trijaya, dan Hero Retail Nusantara.
Di Pasar Rawamangun, Jakarta, harga beras premium berada di kisaran Rp15.000 hingga Rp16.000 per kg, melebihi HET yang ditetapkan pemerintah. HET beras premium ditetapkan pada Rp14.900 per kg untuk zona I, Rp15.400 per kg untuk zona II, dan Rp15.800 per kg untuk zona III. Bulog juga melakukan operasi pasar di 113 titik dan menggandeng Satgas Pangan untuk memantau kenaikan harga yang tidak wajar.
Bulog mengoptimalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 4,9 juta ton dan menyalurkan beras SPHP ke pasar tradisional, termasuk Pasar Beringharjo di Yogyakarta. Kolaborasi dengan Bapanas, Pemkot Yogyakarta, dan Satgas Pangan dilakukan untuk memastikan penyaluran transparan dan tepat sasaran hingga tingkat pedagang eceran.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Bulog Siap Sebar 110 Ribu Ton Beras Bulan Ini untuk Jaga Stabilitas Harga
5 September 2026 pukul 18.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Bulog Turun Tangan Atasi Beras Langka, 110.000 Ton Dikirim ke 10 Ritel Modern
5 September 2026 pukul 20.13 · Baca aslinya ↗
VOI
Sidak Pasar Rawamangun, Bulog Temukan Beras Premium Rp16.000 per Kg
5 September 2026 pukul 20.40 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Operasi Pasar Serentak, Bulog Siapkan 110.000 Ton Beras untuk Jaga Harga
5 September 2026 pukul 21.00 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Bulog Mulai Gelontorkan Beras SPHP ke Pasar-Pasar
5 September 2026 pukul 22.25 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Bulog Guyur 110.000 Ton Beras ke Ritel Modern Imbas Stok Langka
6 September 2026 pukul 06.00 · Baca aslinya ↗