Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Diamankan KPK dalam OTT Terkait Dugaan Suap Proyek Jalan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin, 21 September 2026. KPK menangkap total 14 orang terkait dugaan penerimaan suap dalam proyek jalan Dinas PUPR Bolmut. Sirajudin ditangkap di Jakarta bersama empat orang lainnya. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa oknum yang ditangkap meliputi Bupati, kepala dinas, ASN, hingga pihak swasta. Pemeriksaan kasus masih berlangsung.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang disampaikan pada 29 Maret 2026, Sirajudin tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp1,2 miliar setelah dikurangi utang senilai Rp260,17 juta dari total harta sebelum utang sebesar Rp1,46 miliar. Harta terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai Rp810 juta, termasuk lahan di Kabupaten Bolmut dan Kota Gorontalo yang seluruhnya tercatat sebagai hasil sendiri. Selain itu, ia memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp326 jatah, didomin oleh mobil Suzuki Baleno tahun 2023 senilai Rp325 juta, serta harta bergerak lainnya sebesar Rp202,5 juta dan kas setara kas sebesar Rp126,09 juta.
Dalam operasi tersebut, KPK berhasil menangkap total 14 orang di Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo, termasuk Sirajudin, kepala dinas terkait, dan pihak swasta. Perkara OTT diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut, salah satunya terkait pembangunan infrastruktur jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Profil dan LHKPN Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang di-OTT KPK
21 September 2026 pukul 21.02 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena
22 September 2026 pukul 11.26 · Baca aslinya ↗