BWPT dan Sengketa Investasi Felda Disorot PM Anwar Ibrahim
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) menjadi sorotan setelah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan sengketa investasi terkait Felda. BWPT menyatakan tidak memiliki hubungan langsung dengan Felda, hanya berinteraksi dengan Federal Land Development Authority Investment Corporation (FICP) sebagai pemegang saham langsung. Perseroan menegaskan tidak terlibat dalam perjanjian put option yang diklaim Felda dan tidak memiliki kewajiban atau eksposur terhadap potensi kerugian Felda.
Beberapa media melaporkan angka kerugian yang berbeda. Warta Ekonomi menyebut kerugian investasi Felda sebesar RM2,5 miliar (Rp11 triliun), sementara CNBC Indonesia melaporkan nilai yang sama dalam RM2,5 miliar (Rp10 triliun). Perbedaan ini tidak dijelaskan secara rinci oleh masing-masing media.
Sengketa ini berawal dari akuisisi 37% saham BWPT oleh FIC Properties Sdn Bhd, entitas terkait Felda, dari Rajawali Capital International pada 2023 dengan nilai US$505,4 juta. Struktur kepemilikan BWPT saat ini dikuasai oleh dua pemegang saham besar: Rajawali Capital International (37,70%) dan FIC Properties Sdn Bhd (37%), yang bersama-sama menguasai 74,70% saham perseroan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Disorot PM Malaysia Anwar Ibrahim soal Kerugian Investasi Felda Rp11 Triliun, Ini Respons BWPT
28 Agustus 2026 pukul 09.57 · Baca aslinya ↗
BWPT Disorot Anwar Ibrahim, Ini Porsi Saham Peter Sondakh di Eagle High
28 Agustus 2026 pukul 11.16 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Emiten Peter Sondakh (BWPT) Buka Suara Soal Isu Investasi dengan Felda
28 Agustus 2026 pukul 10.50 · Baca aslinya ↗