Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

CEO Teknologi dan Para Pemimpin Global Bertemu Trump dalam Rundown Diplomasi dan Regulasi AI

Para eksekutif teknologi AS dan China berada dalam posisi sentral dalam rencana pertemuan diplomatik mendatang. Di satu sisi, Mark Zuckerberg (Meta), Elon Musk (SpaceX AI), dan Jensen Huang (Nvidia) berhasil meyakinkan Donald Trump untuk memblokir usulan badan pengawas AI berbasis FINRA yang diusulkan Demis Hassabis (Google DeepMind). Mereka khawatir lembaga pengawas akan memberi keuntungan pada OpenAI, Anthropic, dan Google DeepMind. Huang dan Zuckerberg menolak kebutuhan regulasi eksternal, berargumen bahwa pasar dan tanggung jawab internal sudah cukup. Di sisi lain, Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu Trump pada Oktober 2026, diikuti oleh 10 CEO besar seperti Satya Nadella, Sam Altman, Sundar Pichai, Jeff Bezos, dan Tim Cook, serta perusahaan milik negara seperti BYD, Xiaomi, dan CATL. Kehadiran perusahaan China dalam kunjungan ini memicu kekhawatiran di AS tentang batas antara delegasi pemerintah dan bisnis yang menjadi tidak jelas.

Perbedaan signifikan muncul dalam pendekatan regulasi AI. Sementara Musk sebelumnya menyepakati koordinasi keamanan AI dengan Anthropic, ia belum merinci rencana untuk SpaceX AI. Huang menegaskan bahwa keamanan dan kecepatan pengembangan AI dapat dicapai tanpa undang-undang baru. Di sisi lain, kunjungan Xi Jinping melibatkan partisipasi besar perusahaan milik negara, yang justru menjadi sumber kekhawatiran di AS mengingat ketegangan pasangan AS-China. Kehadilan dalam kunjungan diplomatik ini menonjolkan peran teknolog dan kepentingan komersial yang saling bertentangan dalam pengaturan masa depan AI global.

Menurut tiap media