CNG 3 Kg Uji Coba di Jakarta, Diklaim Hemat 30% hingga Boros 3 Hari Pakai
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah sedang menguji coba tabung CNG 3 Kg sebagai alternatif energi pengganti LPG impor. Menurut Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, uji coba ini akan dilakukan di Jakarta sebagai pilot project setelah pengujian di Lemigas selesai. Namun hingga pertengahan Agustus 2026, program masih berada pada tahap pengujian keamanan termasuk ketahanan material dan proses pengisian gas. Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk Kilang Mini LNG di Pasuruan, Jawa Timur yang dioperasikan PT Liquid Nusantara Gas dengan investasi Rp247 miliar dan kapasitas produksi 20 ton LNG per hari.
Penelitian ISEAS-Yusof Ishak Institute oleh Made Supriatma menyatakan CNG Merah Putih lebih boros dibandingkan LPG 3 Kg. LPG memiliki kalori lebih besar (lebih dari 2 kali lipat CNG), sehingga satu tabung LPG 3 Kg bisa dipakai 7 hari, sementara CNG hanya 3 hari. Perbedaan utama karena LPG merupakan gas cairan (liquefied petroleum gas) sedangkan CNG adalah gas alam yang dikompresi dengan tekanan tinggi. Tabung CNG juga lebih berat (15 kg lebih) karena harus menahan tekanan tinggi, meskipun pemerintah mengklaim menggunakan material komposit tipe 4 membuatnya lebih ringan. Pemerintah sedang menyiapkan prototipe sekitar 15 tabung untuk uji coba sebelum implementasi tahun ini.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak perusahaan PT Gagas Energi Indonesia mengembangkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif hemat energi. Penggunaan CNG dapat mengurangi biaya hingga 20-30% dibanding LPG karena mengandalkan gas bumi lokal yang lebih murah dan tidak bergantung impor. Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menekankan bahwa CNG bukan pengganti energi, melainkan memperluas pilihan energi yang andal, terjangkau, dan berbasis sumber daya dalam negeri. Yogyakarta menjadi pusat pengembangan CNG dengan pelanggan seperti Bakpia Tugu Jogja (50.000 m³/hari), Payakumbuh (2.000 m³), dan Platinum Hotel (1.500 m³). Di Sukoharjo dan Magelang juga terdapat infrastruktur CNG yang melayani hotel, SPPG, dan fasilitas lain. Jaringan gas CNG di Sleman melayani 4.555 pelanggan rumah tangga serta 10 pelanggan komersial/industri dengan total jaringan pipa sekitar 141,4 km.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Tabung CNG 3 Kg Masih Diuji, Jakarta Disiapkan Jadi Lokasi Perdana Pilot Project
19 Agustus 2026 pukul 16.00 · Baca aslinya ↗
CNG Merah Putih Disinyalir Lebih Boros Ketimbang Gas Melon LPG: Bisa Dipakai Cuma 3 Hari
20 Agustus 2026 pukul 09.07 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
PGN Pastikan Pakai CNG Bisa Lebih Hemat 30% Dibanding LPG
20 Agustus 2026 pukul 10.35 · Baca aslinya ↗