Dampak Gempa Flores di Manggarai Timur: Kerusakan Fasilitas Publik dan Protes Bantuan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gempa Flores yang terjadi sejak 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan luas pada fasilitas publik di Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Kantor DPRD dinyatakan tidak layak pakai dan masuk kategori tidak aman, sehingga aktivitas di dalamnya dibatasi. Kerusakan juga meluas ke Mal Pelayanan Publik, Perpustakaan Daerah, kantor dinas, puskesmas, sekolah, serta Bank NTT dan Bank Lugas Ganda. Pemerintah menerapkan sistem label warna, di mana bangunan berkategori merah wajib dikosongkan untuk mengantisipasi gempa susulan.
Di sisi lain, muncul aksi protes dari warga Desa Golo Lijun. Saimin Sadang Syawal viral setelah menginjak bantuan logistik korban gempa magnitudo 7,7 karena merasa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur tidak mencukupi. Saimin menyebut bantuan yang diterima hanya tiga bungkus mi instan dan satu bungkus biskuit per hari, serta melaporkan bantuan makanan baru diterima dua kali sejak gempa terjadi. Saimin telah meminta maaf melalui video dan mengonfirmasi tindakannya kepada Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Kecewa! Warga NTT Viral Injak Bantuan dari Pemerintah: Isinya Cuma...
10 September 2026 pukul 05.45 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Kantor DPRD Manggarai Timur Tidak Layak Pakai Akibat Gempa Flores
10 September 2026 pukul 10.33 · Baca aslinya ↗