Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Dampak Gempa Flores di Manggarai Timur: Kerusakan Fasilitas Publik dan Protes Bantuan

Gempa Flores yang terjadi sejak 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan luas pada fasilitas publik di Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Kantor DPRD dinyatakan tidak layak pakai dan masuk kategori tidak aman, sehingga aktivitas di dalamnya dibatasi. Kerusakan juga meluas ke Mal Pelayanan Publik, Perpustakaan Daerah, kantor dinas, puskesmas, sekolah, serta Bank NTT dan Bank Lugas Ganda. Pemerintah menerapkan sistem label warna, di mana bangunan berkategori merah wajib dikosongkan untuk mengantisipasi gempa susulan.

Di sisi lain, muncul aksi protes dari warga Desa Golo Lijun. Saimin Sadang Syawal viral setelah menginjak bantuan logistik korban gempa magnitudo 7,7 karena merasa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur tidak mencukupi. Saimin menyebut bantuan yang diterima hanya tiga bungkus mi instan dan satu bungkus biskuit per hari, serta melaporkan bantuan makanan baru diterima dua kali sejak gempa terjadi. Saimin telah meminta maaf melalui video dan mengonfirmasi tindakannya kepada Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto.

Menurut tiap media