Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

BP BUMN dan Danantara Desak Solusi LRT City, 2.400 Unit Belum Diserahkan

Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan Danantara mendesak PT Adhi Karya menyelesaikan masalah serah terima unit proyek LRT City. Dari total 5.400 unit yang terjual, sejumlah 2.400 unit belum diterima oleh pembeli, sementara 3.000 unit sudah diserahkan. Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan COO Danantara, menegaskan bahwa konsumen, terutama pembeli rumah pertama, tidak boleh dirugikan akibat kesalahan internal perusahaan. Beberapa sumber menyebutkan jumlah unit yang belum diserahkan sebagai 2.400 unit, sementara Detik.com menyebutkan 2.400 unit masih menunggu serah terima. Semua pihak setuju bahwa solusi harus segera ditemukan agar tidak menjadi beban jangka panjang bagi konsumen.

Untuk merumuskan solusi terbaik, Danantara akan mengadakan dialog dengan perwakilan konsumen dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Adhi Karya diminta menyusun perhitungan biaya penyelesaian dan rencana bisnis komprehensif guna memastikan kepastian bagi konsumen. Opsi yang sedang dipertimbangkan meliputi percepatan pembangunan fisik atau pengembalian dana (refund). Dony menekankan bahwa penyelesaian harus segera konkret dan didasarkan pada landasan finansial yang jelas.

Kesepakatan antara BP BUMN, Danantara, dan Adhi Karya menekankan pentingnya menjaga kepentingan konsumen. Semua pihak setuju bahwa masalah harus diselesaikan tanpa menimbulkan kerugian bagi pembeli, terutama mereka yang membeli rumah pertama kali. Penyelesaian ini diharapkan dapat segera diputuskan agar proyek LRT City dapat berjalan lancar dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Menurut tiap media