Danantara dan Kementerian Keuangan Bahas Setoran Dividen BUMN Pasca-Pergantian Menkeu
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Setelah pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan akan bertemu dengan Menkeu baru untuk membahas penyetoran dividen BUMN ke kas negara. Pertemuan dijadwalkan pada minggu ini, namun belum diketahui apakah skema sebelumnya akan tetap berlaku. Menkeu sebelumnya, Purbaya, pernah menyatakan bahwa Danantara akan menyetorkan dividen sebesar Rp120 triliun tahun 2026, meningkat dari rata-rata Rp90 triliun per tahun sebelumnya. Presiden Prabowo Subianto yang menjadi sumber keputusan akhir atas skema ini. Sementara itu, Direktur Ekonomi CELIOS Nailul Huda menyampaikan kekhawatiran bahwa penarikan dividen ini dapat menyebabkan keteteran Danantara dan menurunkan kepercayaan publik serta investor, sekaligku merugikan modal yang tidak ditunjukkan pertumbuhan signifikan.
Perbedaan angka muncul terkait besaran dan jadwal setoran dividen. Detik.com dan ANTARA News melaporkan target Rp120 triliun untuk tahun 2026, sementara CNBC Indonesia tidak menyebutkan angka spesifik. Beberapa sumber menyebutkan pembahasan akan dilakukan pada minggu ini, namun belum ada kepastian mengenai keberlanjutan skema yang disepakati dengan Purbaya. Presiden Prabowo Subianto diproyeksikan menjadi pihak yang memberikan keputusan akhir terkait penyetoran dividen tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Soal Dividen BUMN, CEO Danantara Bakal Temui Menkeu Suahasil
14 September 2026 pukul 17.38 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Purbaya Diganti Suahasil, Danantara Bakal Setor Dividen Rp 120 T buat APBN?
14 September 2026 pukul 17.54 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Dividen BUMN jadi Kas Negara, Danantara Segera Temui Suahasil
14 September 2026 pukul 18.40 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Rosan: Danantara siap bahas setoran dividen dengan Menkeu baru
14 September 2026 pukul 18.57 · Baca aslinya ↗