Danantara Ikut Pendanaan LRT Jakarta, Beban APBD DKI Berkurang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan terlibat dalam pendanaan perpanjangan rute LRT Jakarta bersama Pemprov DKI, guna mengurangi beban APBD dan menjaga ruang fiskal untuk kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan subsidi angkutan umum. Proyek ini mencakup perpanjangan koridor Manggarai-Dukuh Atas, Kelapa Gading-JIS, dan Velodrome-Stasiun Whoosh Halim, serta mengedepankan pendanaan non-anggaran dan perspektif bisnis melalui Transit-Oriented Development (TOD) dan hak penamaan untuk meningkatkan kemandirian operasional LRT. Menurut Liputan6.com, Danantara juga diharapkan membawa perspektif bisnis melalui optimalisasi TOD dan hak penamaan. Sementara itu, Warta Ekonomi menambahkan bahwa Danantara juga aktif dalam elektrifikasi kereta api Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak, dengan tujuan menyatukan seluruh moda transportasi massal. Pakar transportasi Djoko Setijowarno menyatakan bahwa integrasi LRT dengan Whoosh, Manggarai, dan JIS dapat mempercepat perpindahan penumpang serta mendorong pengembangan kawasan sekitar stasiun melalui pendapatan non-tiket. Namun, hingga kini belum ada rincian nilai investasi atau skema kerja sama resmi yang disampaikan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Danantara Masuk Proyek LRT Jakarta, APBD DKI Bisa Lebih Lega
28 September 2026 pukul 09.20 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Danantara Ikut Danai LRT Jakarta, Beban APBD DKI Bisa Berkurang
28 September 2026 pukul 18.09 · Baca aslinya ↗