Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Mempercepat Penggabungan BUMN Karya untuk Stabilitas Sektor Konstruksi

Danantara mempercepat proses merger PT PP, PT Adhi Karya, serta tujuh BUMN Karya lainnya menjadi tiga entitas pada tahun ini. Target penyelesaian konsolidasi yang semula Juni 2026 kini diproyeksikan kuartal keempat 2025 karena masih ada proses restrukturisasi yang belum tuntas. Dony Oskaria, COO Danantara, menegaskan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampaknya. Proses restrukturisasi BUMN Karya dihadapi berbagai kesulitan, termasuk tumpukan utang yang sangat besar hingga ratusan triliun rupiah, serta anak perusahaan yang bertingkat hingga mencapai level cucu perusahaan yang juga mengalami masalah. Meskipun solusi instan seperti merger atau pailit bisa dilakukan dengan mudah, Danantara memilih untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap ekosistem, sehingga proses restrukturisasi dilakukan secara hati-hati. Belum ada keputusan resmi terkait entitas BUMN Karya mana yang akan dipertahankan setelah konsolidasi selesai, termasuk apakah PT Adhi Karya (Persero) Tbk atau PT PP (Persero) Tbk akan menjadi entitas utama yang bertahan.

Menurut tiap media