Destry Damayanti Komitmen Perkuat Monitoring LDD dan Revitalisasi Kebijakan Lalu Lintas Devisa
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan komitmen memperkuat monitoring lalu lintas devisa (LDD) melalui refocusing dan revitalisasi kebijakan LDD, khususnya pengawasan berbasis digital dan supervisory technology (suptech) untuk mencegah praktik under-invoicing. Penguatan LLD membutuhkan kolaborasi lintas lembaga karena data terkait tersebar di banyak pihak, termasuk Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Direktor Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui dokumen PPE, serta sistem SiMoDIS yang sudah ada. Destry menekankan pentingnya cross-check data ekspor dengan data pembayaran di BI agar pemantauan LDD menjadi lebih komprehensif. Data ekspor-impor perlu dicocokkan dengan data pembayaran yang masuk BI, terutama karena nilai PPE dapat berubah akibat depresiasi kurs atau perubahan kualitas barang. Selain itu, Destry berkomitmen memperkuat sistem keuangan inklusif dan berkelanjutan serta mengembangkan instrumen untuk penghitungan emisi karbon sektor perbankan dan korporasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Destry komitmen perkuat monitoring LDD guna cegah under-invoicing
26 Agustus 2026 pukul 19.08 · Baca aslinya ↗
kumparan
Destry Damayanti Siapkan Revitalisasi Lalu Lintas Devisa jika Pimpin BI
26 Agustus 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗