Deteksi Hotspot dan Penanggulangan Karhutla di Kalimantan Barat dan Tengah 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian Kehutanan mencatat 1.370 hotspot high confidence di seluruh Indonesia pada 1 September 2026, dengan konsentrasi terbesar di Kalimantan Barat (570 titik) dan Kalimantan Tengah (488 titik). Sementara itu, BNPB mendeteksi 118 titik panas di Kalteng dan Kalbar pada periode yang sama, dengan total lahan terbakar 1.267 hektare (528 ha di Kalbar, 739 ha di Kalteng). Bedanya terletak pada jumlah hotspot: Kemenhut mencatat 1.370 titik dengan fokus pada enam provinsi prioritas, sementara BNPB hanya melaporkan 118 titik di dua provinsi tersebut. Operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) difokuskan pada enam provinsi prioritas dengan 53 unit armada udara, termasuk 34 unit water bombing dan 19 unit patroli serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Mayoritas wilayah Indonesia berada dalam kategori kualitas udara baik hingga sedang, namun beberapa wilayah Kalimantan masih kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Kualitas udara di Kalbar berbahaya dengan jarak pandang di bawah 1 km, sementara di Kalteng tidak sehat dengan jarak pandang 2,8 km. Luas lahan yang telah dipadamkan mencapai 813 hektar (354 hektare di Kalbar, 459 hektare di Kalteng).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Update Karhutla 2026: Hotspot di Riau-Jambi Nol, Kalimantan Parah
2 September 2026 pukul 12.30 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
118 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng dan Kalbar, Karhutla Tembus 1.267 Hektare
3 September 2026 pukul 19.15 · Baca aslinya ↗