Penundaan Rotasi Pejabat Kemenkeu Usai Purbaya Dicopot, DJBC dan DJP Usulkan Pembatalan
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
Setelah Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dan digantikan oleh Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, Direktor Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktor Jenderan Pajak (DJP) mengusulkan penundaan rotasi pejabat yang dilakukan Purbaya pada 10 September 2026. Rotasi tersebut melibatkan sekitar 350 pejabat eselon III di antaranya, dengan fokus pada DJP dan DJBC. Namun, usulan penundaan ini muncul setelah ditemukan adanya 'nama-nama ajaib' atau pegawai yang dimutasi tanpa melalui proses assessment dan talent management resmi, sehingga menimbulkan kegaduhan internal.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meminta pembatalan pemindahan jabatan bagi kandidat yang tidak memenuhi syarat demi menjaga keadilan bagi pegawai lain. Mereka menegaskan bahwa beberapa kandidat tidak mengikuti prosedur resmi, seperti proses asesmen dan manajemen talenta.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara belum memberikan kepastian apakah rotasi pejabat akan dibatalkan atau tidak. Ia menyatakan masih menunggu masukan dari unit eselon I sebelum mengambil keputusan akhir. Meskipun muncul isu bahwa perombakan besar-besaran ini menjadi penyebab pergantian posisi Purbaya, Menkeu menegaskan bahwa kondisi internal kementerian saat ini tetap aman dan tidak bermasalah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Dirjen Bea Cukai Bicara Nasib Ratusan Pejabat yang Dirombak Purbaya
15 September 2026 pukul 15.55 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Dirjen Pajak usul tunda rotasi karena ada kandidat tak sesuai prosedur
16 September 2026 pukul 23.33 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Purbaya Dicopot, Dirjen Pajak dan Bea Cukai Usul Rotasi Pejabat Kemenkeu Ditunda
17 September 2026 pukul 08.15 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Mutasi Pejabat Pajak-BC era Purbaya Minta Dibatalkan, Ini Kronologinya
17 September 2026 pukul 09.15 · Baca aslinya ↗