Dirjen PAS Mashudi Mundur Usai Polemik Hunian Mewah di Lapas Cibinong
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Direktur Jenderal Pemasyarakani (Dirjen PAS) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya setelah polemik terkait hunian mewah yang ditemukan di Lapas Kelas IIA Cibinong. Pengunduran diri disampaikan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakani Agus Andrianto. Menurut Akbar Hadi, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas, pengunduran diri ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral atas peristiwa tersebut. Sebelumnya, Ombudsman RI dan Komisi XIII DPR RI menemukan adanya hunian yang diperkirakan seperti apartemen mewah di dalam lapas, yang menimbulkan kontroversi publik. Mashudi juga sempat dimintai keterangan oleh Komisi XIII terkait temuan ini.
Beberapa media melaporkan tanggal pengunduran diri yang berbeda. Kumparan dan JPNN.com menyatakan bahwa pengunduran diri disampaikan pada Kamis, 1 Oktober 2025, sementara JawaPos melaporkan bahwa pengunduran diri terjadi pada 1 Oktober 2024. Perbedaan tanggal ini belum dijelaskan secara resmi oleh Kementerian.
Meski pengunduran diri, Kemenimipas menegaskan bahwa pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakani tetap berjalan normal. Kementerian juga menjamin bahwa operasional Ditjen PAS tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Sidak Ombudsman tersebut mengidentifikasi ketidaksesuaianan antara fasilitas lapas dengan standar yang seharusnya.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Dirjen PAS Mashudi Mundur Usai Polemik 'Homestay' di Lapas Cibinong
1 Oktober 2026 pukul 17.52 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Dirjen Pemasyarakatan Mashudi Mundur di Tengah Polemik Hunian Mewah Lapas Cibinong Bogor
1 Oktober 2026 pukul 18.04 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Mashudi Mengundurkan Diri dari Dirjen Pemasyarakatan Buntut Kasus Lapas Cibinong
1 Oktober 2026 pukul 19.04 · Baca aslinya ↗