Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Diskusi SBM ITB: Empati dan Akses Public Goods Kunci Kembangkan Pemimpin Indonesia 2045

Dalam acara HCM Talks 7th Series 2026 bertema 'Leadership Development Across Fields and Levels Toward Indonesia Emas 2045' yang digelar di SBM ITB pada 23 September 2026, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menekankan pentingnya empati sebagai fondasi kepemimpinan. Ia mengacu pada gaya kepemimpinan Satya Nadella di Microsoft, menjelaskan bahwa empati tidak hanya terbatas pada hubungan antar manusia, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara. Menurutnya, kesuksesan demokrasi dan pembangunan harus dinilai dari akses masyarakat terhadap layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, bukan hanya dari angka statistik.

Gita juga menyoroti pentingnya penguatan akses terhadap public goods, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, untuk mencetak pemimpin Indonesia 2045. Ia menyatakan bahwa pembangunan manusia tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, melainkan membutuhkan investasi jangka panjang pada talenta dan institusi guna mendorong inovasi nasional. Dalam diskusi yang sama, Abraham J. Adriaansz menekankan bahwa tata kelola organisasi yang baik harus berorientasi pada kinerja, sementara Yudo Anggoro menambahkan bahwa sistem organisasi yang sistematis diperlukan untuk menciptakan pemimpin baru secara konsisten melalui seleksi talenta dan mentoring.

Beberapa poin disampaikan secara berbeda antar media. JPNN.com menyebutkan bahwa keberhasilan demokrasi dan pembangunan tidak hanya bisa diukur dari angka statistik, sementara Warta Ekonomi lebih menekankan pada pentingnya penguatan akses terhadap public goods. JPNN.com juga menyebutkan keberanian untuk berinvestasi pada pendidikan dan pengembangan bakat, sementara Warta Ekonomi menekankan bahwa pembangunan manusia tidak boleh hanya terpusat di perkotaan. Abraham Adriaansz disebut hadir sebagai narasumber dalam dua laporan, namun peran Yudo Anggoro hanya disebutkan oleh Warta Ekonomi.

Menurut tiap media