DPK BRI Capai Rp1.580,7 Triliun, CASA dan Layanan Digital Tunduk pada Transformasi Digital
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.580,7 triliun hingga akhir Triwulan II 2026, tumbuh 6,7% secara tahunan dibandingkan Rp1.482,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio dana murah (CASA) juga meningkat dari 65,5% menjadi 67,6%, menunjukkan peningkatan kualitas pendanaan. Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan hal ini dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI di Jakarta pada 31 Agustus 2026.
Hingga akhir Triwulan II 2026, pengguna aktif BRImo mencapai 22,3 juta orang dengan 3,3 miliar transaksi finansial dan volume transaksi mencapai Rp4.166 triliun. Melalui BRILink Agen, CASA meningkat 28,6% menjadi Rp30,7 triliun, sementara fee income tumbuh 16,3% mencapai sekitar Rp915,7 miliar. BRI juga memperluas layanan ke luar negeri dengan peluncuran BRImo Taiwan pada 23 Agustus 2026, yang sudah mencapai lebih dari 1.460 pengguna sejak soft launching pada 22 Maret 2026.
BRImo Taiwan menyediakan layanan mobile banking 24/7 termasuk pengiriman uang ke Indonesia, transfer lokal, pembayaran QR, pengecekan mutasi rekening, dan konversi valuta asing USD ke NTD. BRI berencana terus mengintegrasikan BRImo, merchant, QRIS, BRILink Agen, payroll, dan transaction banking untuk memperkuat posisinya sebagai primary transaction bank bagi seluruh segmen nasabah.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana, DPK BRI Capai Rp1.580 Triliun dan Didominasi CASA
8 September 2026 pukul 18.56 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T
8 September 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Kepercayaan Nasabah Dorong DPK BRI Capai Rp1.580,7 Triliun hingga Kuartal II 2026
9 September 2026 pukul 17.10 · Baca aslinya ↗