Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DPR dan P2G Soroti Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 dan Penguatan Status Guru PPPK

DPR menilai kenaikan anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 820,9 triliun (naik 13,9% dari tahun sebelumnya) belum mencerminkan peningkatan nyata dalam layanan pendidikan. Wakil Ketua Komisi X DPR MY Esti Wijayati menyoroti bahwa sebagian besar anggaran tidak sampai ke sekolah, guru, dosen, atau perbaikan fasilitas. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hanya mendapatkan Rp 61,1 triliun, sedangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendapatkan Rp 65,1 triliun. Perpustakaan Nasional hanya dialokasikan Rp 400 miliar. Esti menekankan bahwa struktur anggaran menunjukkan jarak besar antara alokasi makro dan kebutuhan lapangan pendidikan.

Di sisi lain, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mendukung positif program pengangkatan guru PPPK penuh waktu menjadi PNS oleh Kemendikdasmen bersama DPR. Program ini juga mencakup pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, menyatakan langkah ini menyelesaikan tata kelola guru yang kompleks, memperbaiki kesejahteraan, rekrutmen, dan distribusi pendidik. Pengelolaan PNS oleh pemerintah pusat diharapkan mempermudah redistribusi guru ke daerah dengan kekurangan. P2G menyebut empat alasan utama dukungan: peningkatan kesejahteraan, rekrutmen, distribusi, dan perlindungan guru.

Menurut tiap media