DPRD DKI Imbau Pengamanan Pasokan Masker saat Erupsi Anak Krakatau dan Bencana Lainnya
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta produsen, distributor, dan pedagang tidak menimbun masker akibat abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Penimbunan dikhawatirkan menyebabkan kelangkaan pasar dan kenaikan harga, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan perlindungan dari paparan abu. Kebutuhan masker tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga daerah terdampak kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan. Yurike menekankan agar tidak memanfaatkan situasi bencana untuk keuntungan pribadi dan mendorong pengawasan ketat serta razia pasar di lokasi strategis seperti Pasar Asemka dan Pramuka.
Agung Sedayu Group (ASG) menyalurkan bantuan masker kepada warga di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara yang terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Penyaluran dilakukan pada Selasa, 8 September 2026, dan ditujukan untuk penggunaan sehari-hari guna melindungi kesehatan dari partikel abu vulkanik. CEO ASG Richard Kusuma menyatakan bahwa bencana menjadi momentum untuk memperkuat dukungan bersama masyarakat terdampak.
Sementara itu, pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau dilanjutkan keesokan harinya. Pencarian ini menjadi sorotan terpisah terkait dampak erupsi gunung berapi tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
DPRD DKI Minta Masker Tak Ditimbun di Tengah Erupsi Anak Krakatau
8 September 2026 pukul 13.15 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Lindungi Warga PIK dari Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bantuan Masker Kembali Disalurkan
8 September 2026 pukul 23.26 · Baca aslinya ↗