Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Drone Gardu Listrik Madinah: Koalisi Saudi Tuduh Houthi, yang Ditengarai Membantah

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menuduh kelompok Houthi Yaman melakukan serangan drone terhadap gardu distribusi listrik di Madinah yang memasok listrik ke Masjid Nabawi. Menurut laporan kumparan dan SINDOnews, serangan terjadi pada Selasa (29/9) pukul 05.11 waktu setempat, menyebabkan satu unit transformator rusak dan tidak beroperasi, namun jaringan listrik secara keseluruhan tetap stabil. Mayor Jenderal Turki Al-Maliki dari Koalisi menyatakan serangan ini sebagai upaya provokasi terhadap umat Muslim dunia. Namun, Detik.com dan kumparan lain melaporkan bahwa Houthi membantah tuduhan ini, menyebutnya sebagai kebohongan untuk menutupi kegagalan Saudi dalam membuktikan serangan sebelumnya di Mekkah. Houthi juga menuduh adanya serangan udara Saudi di Sanaa dan provinsi lain di Yaman.

Perbedaan dalam pelaporan muncul terkait tanggal serangan. Kumparan dan SINDOnews melaporkan serangan terjadi pada Selasa (29/9), sementara kumparan lain melaporkan tanggal Kamis (1/10). Selain itu, ada perbedaan dalam jumlah transformator yang rusak; semua sumber menyatakan satu transformator tidak beroperasi, namun beberapa melaporkan kerusakan lebih luas.

Ketegangan di antara pihak ini semakin meningkat. Detik.com melaporkan bahwa pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi menyerang gudang rudal dan pusat komando Houthi di Taiz. Sementara itu, Houthi dan pemerintah Yaman melaporkan serangan Saudi ke beberapa lokasi penting di Sanaa. Eskalasi ini dianggap sebagai pertempuran terparah sejak gencatan senjata 2022, dipicu oleh blokade jalur laut Saudi oleh Houthi pada Juli 2026.

Menurut tiap media