Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

DSI Terapkan Analisis Data untuk Menghentikan Kebocoran Nilai Ekspor Komoditas

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengupayakan menghentikan kebocoran nilai ekspor komoditas Indonesia yang disebabkan oleh praktik under-invoicing dan transfer pricing. Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony, menyatakan bahwa strategi perusahaan adalah meningkatkan transparansi data perdagangan dengan menggabungkan data kementerian dan analisis perspektif pasar komersial. DSI akan menganalisis aktivitas ekspor secara menyeluruh, mencakup jenis komoditas, negara tujuan, kualitas, hingga harga referensi transaksi. Perusahaan berperan sebagai pelengkap regulator untuk membantu pemerintah mengambil kebijakan komersial yang lebih tepat. Keberhasilan DSI diukur dari kemampuan menghentikan kebocoran nilai serta meningkatkan permintaan dan harga komoditas Indonesia di pasar global. DSI berkomitmen menghormati seluruh kontrak dan kesepakatan perdagangan yang telah dibuat eksportir dengan pembeli, termasuk kontrak pengadaan untuk tahun 2027. Fokus utama DSI sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto adalah memastikan pencatatan transaksi komoditas strategis, yaitu batu bara, ferro alloy, dan crude palm oil (CPO), berjalan dengan baik melalui integrasi data internal dari berbagai kementerian, Bea Cukai, dan pelabuhan, serta koordinasi dengan negara importir utama guna memastikan konsistensi volume, harga, spesifikasi, dan tata kelola yang baik.

Menurut tiap media