Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dukcapil Tempuhkan Layanan Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa NTT

Pasca gempa bumi magnitudo 7,7 SR yang terpusat di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menerjunkan Tim Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi NTT ke tujuh kabupaten terdampak. Layanan jemput bola dilakukan di posko pengungsian dan desa terdampak untuk menerbitkan ulang KTP elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan dokumen serupa secara gratis. Infrastruktur Dukcapil di lapangan rusak akibat gempa, sehingga tim menggunakan peralatan perekaman portabel, blangko KTP-el, dan jaringan internet satelit.

Hingga Selasa (25/8) pukul 22.30 WITA, tercatat 3.055 dokumen kependudukan berhasil diterbitkan dalam dua hari. Di Kecamatan Talibura, Kementerian Dalam Negeri menerjunkan tim untuk melayani 1.634 dokumen di Desa Nangahale dan Desa Kringa selama 26 hingga 27 Agustus 2026. Dokumen yang dikeluarkan langsung dapat digunakan warga untuk mengakses bantuan logistik, layanan kesehatan, pendaftaran sekolah anak, hingga pengajuan klaim bantuan perumahan.

Selain pelayanan dokumen, Dukcapil juga menyerahkan hibah peralatan dan logistik kepada Dinas Dukcapil setempat untuk menjaga kelangsungan operasional pasca-tim pusat selesai. Koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Agraria dan BPN untuk penerbitan kembali sertifikat, serta dengan Kapolri untuk penerbitan ulang SIM, STNK, dan BPKB secara gratis. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga mengikuti rapat dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penanganan dampak gempa, termasuk pengawasan penggunaan Bantuan Presiden berupa penambahan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Menurut tiap media