Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Nicolas Maduro bagikan foto pertama setelah ditangkap FBI, ungkap pesan menantang

Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap oleh kepolisian Federal Amerika Serikat pada Januari 2026 dan dibawa ke Brooklyn, New York. Pada 25 Juni 2026, Maduro membagikan foto dirinya di media sosial X yang menunjukkan ia mengacungkan victory sign (mengangkat jari telunjuk dan jari tengah) di fasilitas penahanan. Foto tersebut diunggah pada 30 Agustus 2026, menampilkan Maduro mengenakan pakaian olahraga abu-abu dengan penurunan berat badan signifikan. Maduro dan istrinya Cilia Flores (69) ditahan tanpa jaminan hingga persidangan dijadwalkan 1 Juni 2027, menghadapi tuduhan terorisme narkoba dan perdagangan narkoba atas kolaborasi dengan kartel dalam memindahkan ribuan ton kokain ke AS. Kedua belah pihak mengaku tidak bersalah.

Beberapa media meliput Maduro menyampaikan pesan "kami berdiri teguh, hati kami dipenuhi dengan cinta Anda" serta referensi alkitabiah, menggambarkan unggahan tersebut sebagai "hadiah kecil berupa cinta dan harapan" untuk cucu-cucunya, anak-anak, dan pendukungnya. Venezuela kemudian dipimpin oleh Delcy Rodriguez, sementara ekspor minyak Venezuela dikendalikan Amerika Serikat dengan hasil penjualan dialirkan ke rekening khusus di bawah pengawasan Washington.

Menurut tiap media