El Nino Tunda Musim Hujan di Bali dan Jawa Timur, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan dampak negatif fenomena El Nino di beberapa wilayah Indonesia. Di Bali, BBMKG Wilayah III Denpasar memprediksi musim hujan baru dimulai akhir November 2026 dengan puncak pada Februari 2027. Durasi musim hujan diperkirakan lebih singkat dari biasanya, sehingga curah hujan akan lebih intensif. Distribusi durasi hujan bervariasi: pesisah barat, utara, dan timur Bali diprediksi 10-15 dasarian, timur hingga Nusa Penida 10-12 dasarian, dan bagian tengah 16-18 dasarian.
Di Jawa Timur, BMKG memprediksi awal musim hujan tiba lebih lambat hingga Desember 2026. Analisis menunjukkan 68 dari 74 Zona Musim (ZOM) atau 90,6 persen wilayah baru akan mengalami musim hujan pada akhir tahun. Sembilan ZOM atau 11,8 persen wilayah mengalami keterlambatan lebih dari dua bulan, termasuk Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Lumajang, dan Jember. Fenomena ini dipengaruhi kuatnya anomali iklim El Nino dengan indeks 2,63 pada Juli-September 2026.
Perbedaan prediksi muncul pada jadwal musim hujan. Bali diprediksi memasuki musim hujan akhir November 2026, sementara Jawa Timur ditargetkan Desember 2026. Durasi musim hujan juga berbeda: Bali bagian tengah lebih lama (16-18 dasarian) dibandingkan wilayah lain. BMKG menekankan pentingnya waspada terhadap potensi cuaca ekstrem akibat akumulasi curah hujan intensif.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Bali Terdampak El Nino, Musim Hujan Diprediksi Mundur & Lebih Singkat, Waspada!
29 September 2026 pukul 06.16 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Awal Musim Hujan di Jawa Timur Diprediksi Mundur, Ini Jadwalnya
30 September 2026 pukul 09.35 · Baca aslinya ↗