Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Enam Bandara di Flores Rusak Akibat Gempa Magnitudo 7,7, Operasional Tetap Berjalan

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores dan sekitarnya telah menyebabkan kerusakan pada beberapa bandar udara di Nusa Tenggara Timur. Kementerian Perhubungan memastikan bahwa operasional penerbangan di seluruh bandara di wilayah tersebut tetap normal, dengan keselamatan penumpang dan penerbangan menjadi prioritas utama. Kerusakan yang dilaporkan bervariasi, meliputi plafon terminal, dinding, dan struktur seperti menara pengawas, namun tidak ada penutupan bandara.

Di antara bandara yang terdampak adalah Bandara Komodo Labuan Bajo, Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende, Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, Bandara Frans Sales Lega Ruteng, Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere, dan Bandara Soa Bajawa. Beberapa bandara melakukan mitigasi seperti pembersihan puing, penggunaan perangkat portabel, dan pemindahan kendali penerbangan ke watchroom sementara. Akses pada area rusak dibatasi, namun evaluasi menunjukkan kondisi aman untuk penerbangan.

Sementara satu sumber menyebutkan secara spesifik enam bandara mengalami kerusakan, sumber lainnya menyatakan bahwa seluruh bandara di wilayah Flores beroperasi normal dengan penanganan segera atas kerusakan yang terjadi. Otoritas penerbangan terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran operasional, distribusi bantuan, dan penanganan pascabencana.

Menurut tiap media