Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soetta dan Halim Tutup Sementara, Ribuan Penumpang Terdampak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) hingga pukul 18.00 WIB pada Senin, 7 September 2026. Penutupan ini mempengaruhi puluhan rute penerbangan, termasuk 36 rute Lion Group yang menghubungkan Jakarta dan Jawa Timur, yang semuanya dibatalkan demi keselamatan akibat adanya abu vulkanik di wilayah udara. Di sisi lain, InJourney Airports melaporkan 33 penerbangan terdampak, terdiri dari 16 penerbangan internasional dan 4 domestik, dengan sebagian besar penerbangan internasional dibatalkan dan sisanya ditunda atau dijadwalkan ulang. Agar penumpang tetap terlayani, prosedur Service Recovery Activation (SRA) telah diaktifkan untuk membantu proses penjadwalan kembali penerbangan yang tertunda atau dibatalkan. Beberapa penumpang yang sudah berada di bandara, seperti Iwan Gultom yang keberangkatan ke Surabaya dan Agil yang akan ke NTT, terpaksa menunggu proses reschedule. Penumpang dari Sukabumi pun telah berangkat sejak pukul 04.00 WIB untuk mencari alternatif transportasi lain. Keputusan operasional penerbangan akan terus disesuaikan dengan informasi resmi dari otoritas penerbangan sipil terkait.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Cerita Penumpang Batal Terbang di Terminal 2 Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau
7 September 2026 pukul 10.53 · Baca aslinya ↗
JawaPos
36 Rute Lion Group ke Jatim Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau, Cek Daftarnya
7 September 2026 pukul 17.15 · Baca aslinya ↗