Erupsi Anak Krakatau: Banjir Permintaan Masker dan Arah Penyebaran Abu
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan warga Jakarta ramai-ramai berburu masker, khususnya tipe N95, di Pasar Pramuka. Pedagang melaporkan penjualan meningkat drastis, persediaan menipis, dan harga naik 5 persen. Detik.com melaporkan Jakarta terkena paparan abu vulkanik dari erupsi tersebut. Namun, BMKK menyatakan bahwa pukul sore hari, Jakarta sudah tidak lagi termasuk wilayah yang terpengaruh oleh abu vulkanik. Warta Ekonomi menambahkan bahwa aktivitas erupsi masih berada pada level III (siaga), dengan abu terbagi menjadi dua kelompok: pada ketinggian 50.000 kaki mengarah ke barat, dan pada ketinggian 12.000-15.000 kaki mengarah ke timur yang menyebabkan gangguan bandara. Kedua sumber tidak saling kontradiktif mengenai arah penyebaran abu, namun Detik.com menekankan dampak langsung di Jakarta pada awalnya, sementara Warta Ekonomi lebih fokus pada data teknis dan rekomendasi kepada masyarakat untuk tidak mendekati radius 3 km dan memantau perubahan arah sebaran abu.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Ramai-ramai Berburu Masker Imbas Abu Vulkanik Krakatau
7 September 2026 pukul 22.20 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
BMKG Pastikan Abu Anak Krakatau Tak Lagi Mengarah ke Jakarta
9 September 2026 pukul 07.25 · Baca aslinya ↗