Erupsi Anak Krakatau: MUI Imbau Waspada, Purbaya Pastikan Ekonomi dan APBN Tetap Aman
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Erupsi Gunung Api Anak Krakatau menyebabkan respons dari dua belah pihak. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi petunjuk keselamatan dari pihak berwenang. KH Asrorun Ni'am Sholeh menyatakan bahwa bencana alam seperti erupsi gunung meletus adalah fenomena di luar kendali manusia, sehingga respons tepat melalui pendekatan preventif menjadi kunci. MUI juga menekankan pentingnya memanfaatkan sistem peringatan dini dari BMKG dan Pos Pengamat Gunung Api, serta mengkategorikan erupsi sebagai bencana ibtidaiyah yang tidak disebabkan manusia, namun tetap mendorong ikhtiar dan pemantauan informasi resmi.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa dampak erupsi terhadap ekonomi Indonesia dianggap minimal. Abu vulkanik menyebabkan 8 bandara tutup dan 1.558 penerbangan dibatalkan, namun pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026 tidak merosot drastis. Purbaya yakin realisasi APBN 2026 masih terkendala dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV. Ia juga meminta masyarakat untuk berdoa agar bencana alam berhenti, namun menegaskan anggaran dan ekonomi tetap aman meski terjadi gunung meletus, banjir, atau gempa.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Gunung Api Anak Krakatau Erupsi, MUI Minta Waspada dan Bantu Warga Terdampak
7 September 2026 pukul 07.27 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Purbaya Pede Dampak Erupsi Anak Krakatau ke Ekonomi Minim-APBN Aman
7 September 2026 pukul 12.47 · Baca aslinya ↗